Kiamat adalah satu kata yang paling menyeramkan
dimana digambarkan baik dalam bentuk lukisan atau bentuk cerita terjadinya
kehancuran bumi dan musnahnya seluruh mahluk yang berada dibumi, jika mendengar
kata kiamat semua tersirat pada sebuah bencana maha dahyat, dan sejujurnya
manusia harus meyakini itu semua mengingat sebuah kehidupan tak akan selamanya
kekal dan abadi namun kehidupan akan mencapai titik akhir, jika saat ini banyak
yang menyampaikan sudah akhir jaman tidak ada yang salah, mengingat ada
beberapa gambaran realita yang Nampak dan jelas terlihat akan tanda-tanda akhir
jaman.
“Sesungguhnya kiamat tidak akan pernah terjadi
hingga munculnya 10 tanda-tanda seperti penenggelaman yang terjadi di sebelah
barat, penenggelaman yang terjadi di sebelah timur, dan penenggelaman yang
terjadi di jazirah Arab, binatang bumi, munculnya
dajjal, asap tebal, munculnya ya;juj dan ma’juj, terbitnya
matahari di sebelah barat, keluarnya isa bin maryam, dan yang ke sepuluh keluarnya
api dari jurang adn yang menggiring manusia (Hadits Riwayat Muslim).
Ada beberapa fakta yang memberikan gambaran
akan akhir zaman, namun mungkin dari penafsiran saja yang membedakan, coba dari
keterangan tanda-tanda kiamat diatas kita kupas dan kita telaah dengan kondisi
saat ini, disaat pembangunan begitu masif dan alam semakin menyempit
kelestariannya, ini akan menjadikan sedikit gambaran buat kita semua bahwa
semakin rusak alam maka bencana akan semakin besar namun semakin lestari alam
maka keseimbangannya akan terjaga sehingga akan meminimalisir bencana dibumi
ini.
Munculnya
Dajjal,
digambarkan dengan mata satu dajjal merupakan sebuah sosok yang begitu ditakuti
oleh seantero manusia dibumi, namun jika kita melihat mungkin atau tidak
mungkin ada mahluk tuhan dengan wujud seperti itu “walhualambisawab” kita coba
melihat kenyataan saat ini dimana manusia sudah tidak lagi memanfaatkan dan
menggunakan kedua matanya untuk melangkah, jika kedua matanya dipergunakan
mungkin akan selalu melihat mana yang baik dan mana yang tidak baik, namun saat
ini mereka yang punya uang dan punya kekuasaan kelakuannya seperti dajjal
dengan hanya memmandang satu tujuan yaitu kepentingannya bisa terwujud tanpa
peduli dampak apa yang akan terjadi.
Berujud memang manusia namun perilakunya sudah
sangat menggambarkan dajjal, membangun tanpa melihat nilai manfaat, alam
dihancurkan dengan dalih memenuhi kebutuhan pembangunan, kebijakan
diputarbalikan demi kelancaran dan memuluskan kepentingannya, hal ini
menggambarkan dimana kelakuan seperti itu mencerminkan dajjal seperti yang
tercatat dalam keterangan, namun terkadang manusia sendiri tak menyadari akan
sebuah kenyataan, dimana semua tertutup oleh gambar rekayasa manusia sendiri
tanpa benar-benar menelaah hakekat yang sesungguhnya, saat ini banyak manusia
yang hanya melihat dengan satu pandangan yaitu demi kepentingan rela
mengorbankan dan berbuat segala hal agar kepentingannya tercapai.
Munculnya
asap tebal,
apakah kita tidak menyadari kalau saat ini disekiling kita sudah Nampak
tanda-tanda itu, asap pembakaran hutan, asap yang dihasilkan oleh kendaraan,
asap yang dihasilkan oleh industry, dan lainnya. Hal ini setidaknya menjadi
peringatan bagi kita bahwa asap-asap itu akan mengakibatkan kerusakan
keseimbangan alam mengingat dari asap-asap tersebut penyebab terjadinya polusi
udara, hampir diseluruh penjuru bumi banyak asap dari penggunaan teknologi,
asap-asap yang ada pastinya secara perlahan akan menghilangkan keseimbangan
alam, jika alam sudah tidak seimbang yang pastinya bencana sudah menanti.
munculnya
ya;juj dan ma’juj adalah suatu bangsa yang merusak, kenyataan yang terjadi
dimana pembangunan yang merajalela desakan dari bangsa asing terlihat jelas,
semua pembangunan yang dilakukan sudah tidak melihat manfaat untuk masyarakat
diwilayah yang dibangun namun pembangunan tersebut dilakukan sesuai keinginan
dari pemesan tanpa memikirkan apa yang akan terjadi dari pembangunan yang
dilakukan, ya;juj dan ma’juj dating dan merusak alam, merusak tatanan
kehidupan, merusak mentalitas generasi bangsa dengan dalih pembangunan saat
sedang terjadi, dimana dorongan pembangunan gila-gilaan dari bangsa Cina yang
membombardir alam untuk memperkaya diri dan kloninya tanpa melihat dampak apa
yang akan terjadi kedepan.
Kenyataan pahit memang harus dialami oleh
penghuni bumi, alam yang menjadi benteng terakhir kelestarian manusia terus
digerus dilain sisi semua yang ada dijadikan misteri sehingga untuk menafsirkan
kebanaran manusia membutuhkan proses panjang dan terkadang tingkat pemikiran manusia
tidak sampai karena dicekoki oleh teory, faham, ilmu pengetahuan, teknologi,
dan lain sebagainya, sehingga manusia hanya bergelut dalam satu lingkaran yang
berujung dengan keegoisan, ha inilah yang saat sedang terjadi, dan hal ini
adalah sesuatu yang sudah direncanakan tanpa disadari oleh kita manusia.
#selamatkan_alam
#pepeling

Blogger Comment
Facebook Comment